Banjarnegara resmikan Gua Maria baru

Umat Banjarnegara resmikan Gua Maria baru

Umat Katolik dari Stasi Misi St. Theresa di Banjarnegara, Jawa Tengah, menutup Bulan Rosario dengan permberkatan sebuah Gua Maria baru pada hari Minggu sore (30/10).

“Saya berencana tiap Jumat sore akan datang ke sini, merenungkan sengsara Tuhan Yesus melalui Jalan Salib, lantas berdoa di depan Gua Maria,” kata Yohanes Setyo Mulyanto, 60.

 

Pemberkatan Gua Maria Jatining Mulya (Kemuliaan Sejati)

Tempat doa Maria itu termasuk Stasi-stasi Jalan Salib itu, berlokasi sekitar dua kilometer dari tempat Mulyanto dan keluarganya tinggal. Gua itu dibangun di atas lahan dengan luas 2.000 meter persegi.

Gua baru itu dinamakan Jatining Mulya (Kemuliaan Sejati) diberkati dalam sebuah Misa oleh vikjen Keuskupan Purwokerto, Pastor Tarcisius Puryatno, didampingi Pastor Paroki Pastor Yohanes Joko Purwanto, Pastor Stefanus Heriyanto, dan Pastor Albertus Tri Kusuma.

Sekitar 200 umat Katolik menghadiri upacara pemberkatan itu.

“Tempat peziarahan seperti ini memperkaya kasanah hidup rohani. Hidup rohani umat diharapkan semakin tumbuh dan berkembang subur,” kata Pastor Puryatno dalam homili.

Imam itu berharap umat Katolik yang berdoa di tempat ini disadarkan untuk mencari kemuliaan sejati, yaitu hidup mulia bersama Allah Bapa, dan bisa menyelaraskan antara perkataan dan perbuatan.

Kini ada lebih dari lima Gua Maria di wilayah Keuskupan Purwokerto, seperti Gua Maria Kaliori, Gua Maria Beji di Wangon, Gua Maria Medatrix di kompleks Tahun Rohani St. Agustinus di Tegal, tempat doa Maria Paroki Brebes dan Paroki St Maria Immakulata Slawi, serta Gua Maria Ketangi Purworejo.

 

sumber : cathnewsindonesia.com

0
Your rating: None