AKULAH ROTI KEHIDUPAN Yoh 6:35

AKULAH ROTI KEHIDUPAN
Yoh 6:35
Kata Yesus kepada mereka,
"Akulah roti kehidupan;
siapa saja yang datang kepada-Ku,
ia tidak akan pernah lapar lagi.”

Dulu Allah memberi roti yang dinamakan ‘manna’.
Dengan datangnya Sang Guru,
Allah memberi roti yang tidak dapat binasa,
malah sebaliknya, yang memberi hidup yang kekal.
Manna hanyalah sebuah tanda di masa lampau.
Yang harus dihadapi dan diterima sekarang
ialah Roti yang sungguh dari surga datangnya.

Manakah roti itu? Sang Guru sendiri!
Sang Guru yang menyerahkan hidupnya
supaya semua manusia yang menyambutnya
memperoleh dan menikmati hidup yang kekal.

Apa yang akan dialami manusia
yang datang kepada Sang Guru,
lalu menyantapnya sebagai Roti Kehidupan?
Ia tidak pernah akan lapar dan haus lagi!
Mengapa? Sebab apa yang dirindukan hatinya
ia peroleh melalui Roti yang satu ini.

Adam di firdaus rindu menjadi seperti Allah.
Kerinduan itulah menjadi kenyataan
dalam diri setiap orang yang makan Roti Sang Guru.

©SL, 24 Apr 2012
sumber : facebook.com - Stefan Leks

0
Your rating: None

Basilika Kerahiman Ilahi di Krakow-Lagiewniki, yang sempat dikonsekrasikan oleh Beato JP II. Di Lagiewniki St. Faustina meninggal dunia.

 

“Rahasia kebahagiaan adalah untuk menghidupi momen demi momen dan bersyukur kepada Allah untuk segala hal yang Ia kirimkan kepada kita hari demi hari dalam kebaikan-Nya”
(FB : Yakobis Surabaya)

 

 j

Catholic Church of Our Lady of Beautiful Love, Diocese of Parañaque, Philippines
(courtesy :  " fb -catholic church)